1 april 2014
berakhir 31 september 2014
berakhir 19 september 2014
Home » Informasi » Pemilik Ponsel BM tak Usah Panik [ Ada dugaan saweran, KPK harap bersiap]

Pemilik Ponsel BM tak Usah Panik [ Ada dugaan saweran, KPK harap bersiap]

Berakhir 31 agustus Berakhir 22 mei

Pemilik Ponsel BM tak Usah Panik [ Ada dugaan saweran, KPK harap bersiap] – Postingan kali ini dari MediaBlogseo.info akan membahas info terbaru tentang Pemilik Ponsel BM tak Usah Panik [ Ada dugaan saweran, KPK harap bersiap] semoga informasi tersebut bisa menambah pengetahuan sobat semua, para pembaca setia blog ini

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyetujui usulan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, untuk segera memblokir sekitar 50 juta unit telepon selular (Ponsel) dari pasar gelap atau black market (BM).

Rencananya, pemblokiran itu dilakukan pada 2014 mendatang.

Sejumlah penjual Ponsel di Kota Semarang, mengaku tidak resah pada rencana pemblokiran dan pembatasan impor Ponsel itu. Alasannya, pemlokiran IMEI tidak akan berpengaruh pada masuknya produk ilegal.

"Kalau memang mau diblokir biarkan saja, (pemilik Ponsel BM) tidak usah panik. Tidak berpengaruh pada perangkat, masih bisa dipakai. Kalaupun ada yang tidak menyala (dipakai berkomunikasi), bawa saja ke ahli-nya, bakal hidup lagi," kata Hafid, pemilik counter Ponsel di Semarang, Jumat (5/72013).

Hafid pun menyebut rencana pemblokiran itu sebagai sesuatu yang sia-sia. Kalau memang pemerintah ingin menghadap masuknya barang ilegal, seharusnya diperbaiki distribusinya.

"Blackmarket itu kan cara masuknya. Kalau ada yang bilang dengan diblokir IMEI-nya, (barang BM) bisa berjalan baik, menurut saya aneh. Lha wong barangnya sudah di pasar,� kata Hafid.

Lebih jauh, Hafid pun menilai rencana pemblokiran IMEI itu sebagai ulah sejumlah pihak yang kalah bersaing di pasar. Ada beberapa supplier yang dekat dengan pemerintah yang merasa tersaingi dengan keberadaan supplier lain yang menjual barang lebih murah.

"Kabar pemblokiran barang BM ini sudah lama. Kenapa yang diblokir IMEI-nya, bukan proses masuknya yang diperbaiki. Pemerintah ini mengatur sensus saja kacau, apalagi mengatur nomor IMEI,� tegas Hafid.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemenkominfo, Gatot S Dewa Broto, mengatakan, penonaktifan itu dilakukan dengan cara memblokir international mobile equipment identity (IMEI) yang ada di perangkat telekomunikasi.

"Mengingat keberadaan IMEI belum tentu sepenuhnya dipahami oleh sebagian besar pengguna layanan telekomunikasi dan mungkin sejauh ini yang diketahuinya hanya nomor telepon saja misalnya, maka sosialisasi intensif harus komprehensif," kata Gatot.

Sosialisasi pemblokiran ini, katanya, juga akan dilakukan penyelenggara telekomunikasi dan vendor telekomunikasi serta berbagai pihak terkait.

Ditegaskan Gatot, seharusnya setiap ponsel hanya memiliki satu IMEI. Tapi nyatanya, orang di Indonesia bisa mnenggandakannya secara bebas, sehingga satu IMEI bisa untuk ribuan produk.

"Jumlah total perangkat telekomunikasi yang beredar baik di tangan pengguna maupun masih di pergudangan dan atau pertokoan adalah sekitar 50 juta," kata Gatot.

Adapun jumlah perangkat telekomunikasi yang nomornya aktif digunakan adalah sekitar 250 juta perangkat komunikasi berupa ponsel, smartphone, dan komputer tablet.

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Sigit Puspito Wigati menegaskan, di luar negeri, nomor IMEI hanya dipakai satu perangkat ponsel.

"Hanya di Indonesia, satu nomor IMEI bisa digunakan mencapai 10.000 perangkat Ponsel," ungkapnya.


ember

———————————————————————————–
komentar TS :
kenapa tidak dibuat : HP BM baru bisa dipakai jika meregister-kan nomor IMEI-nya ke dalam sistem, dengan membayar pajak sekian rupiah kepada negara.. menurut saya fair. kenapa harus diblokir ?
lagipula bs jadi orang yang membeli bahkan tidak tahu IMEI hp yang dibelinya adalah duplikasi,.. bahkan tidak tahu IMEI itu apa.. masak diblokir juga?
mendapatkan (membeli) barang dengan harga murah adalah hak setiap orang, kenapa harus beli lewat segelintir importir yang menguasai jalur import HP dan distribusinya d negeri ini?
getol sekali bapak GW memperjuangkan aturan "blokir hp bm", apakah hp bm ini meresahkan masyarakat ? mendesak ? atau bapak GW sudah mendapatkan deal2 tertentu menjelang 2014 dari importir / distributor HP?

menurut agan2 ?

cystg Pemilik Ponsel BM tak Usah Panik [ Ada dugaan saweran, KPK harap bersiap]



Terima kasih sudah sudi mampir dan membaca sedikit ilmu dari www.mediablogseo.info semoga kalian senang dengan apa yang sudah saya berikan kepada anda semua.

Sumber artikel : http://idegue–news.blogspot.com/2013/07/pemilik-ponsel-bm-tak-usah-panik-ada.html

Incoming search terms:

  • hp black market (28)
  • hp bm (26)
  • handphone bm (10)
  • benarkah black market hp itu ada (1)
  • benarkah hp bm dapat di blokir sinyalnya (1)
  • kapan black market di blokir (1)
Informasi » » » » » » » »

Incoming search terms:

  • hp black market (28)
  • hp bm (26)
  • handphone bm (10)
  • benarkah black market hp itu ada (1)
  • benarkah hp bm dapat di blokir sinyalnya (1)
  • kapan black market di blokir (1)
Tulisan Sebelumnya
«
Tulisan Selanjutnya
»

0 Komentar "Pemilik Ponsel BM tak Usah Panik [ Ada dugaan saweran, KPK harap bersiap]"


Home » Informasi » Pemilik Ponsel BM tak Usah Panik [ Ada dugaan saweran, KPK harap bersiap]

Kualitas Siswa Madrasah Dinilai Tak Beda Jauh dengan Siswa Umum

Berakhir 31 agustus Berakhir 22 mei

Kualitas Siswa Madrasah Dinilai Tak Beda Jauh dengan Siswa Umum – Selamat datang, Untuk posting kali ini Mediablogseo.info akan berbagi informasi tentang Kualitas Siswa Madrasah Dinilai Tak Beda Jauh dengan Siswa Umum . Semoga informasi yang saya berikan kali ini bisa berguna untuk kalian semua, untuk lebih jelasnya silahkan baca selengkapnya di bawah ini.

Siswa%2BMadrasah Kualitas Siswa Madrasah Dinilai Tak Beda Jauh dengan Siswa Umum


pusawi.blogspot.com – Kemenag menilai kualitas siswa madrasah saat ini tidak berbeda jauh dengan siswa sekolah umum di Indonesia.

“Melalui slogan ‘lebih baik madrasah, madrasah lebih baik’, para siswa madrasah kini telah mampu bersaing dengan para siswa lainnya di Nusantara,” kata Direktur Pendidikan Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam, Kemenag, M Nur Kholis Setiawan di Jakarta, Senin(1/9/2014).

Dalam keterangan persnya, Nur Kholis mengatakan, kesan miring terhadap eksistensi madrasah, keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki dan berbagai problem lainnya, kini mulai sirna sejalan dengan dibukanya kran demokrasi buah dari reformasi.

Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, telah melakukan berbagai kebijakan dan program peningkatan mutu pendidikan.

Menurut Nur Kholis, salah satu dalam meningkatan kualitas siswa dan mutu pendidikan madrasah adalah dengan menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Expo Madrasah.

“Komitmen meningkatkan mutu dan perluasan akses siswa madrasah melalui even kompetisi sains perlu dilakukan, ditengah-tengah geliat madrasah untuk berbenah dan bersaing di berbagai ajang kompetisi baik nasional dan internasional,” katanya.

Oleh karena itu, katanya, kini madrasah dengan status sebagai “pendidikan umum berciri khas Islam”, madrasah terus berbenah.

Dia memberikan contoh, KSM dan Expo Madrasah yang yang dilaksankana setiap tahun tersebut merupakan even yang strategis untuk memupuk motivasi siswa terus cinta ilmu pengetahuan dan teknologi.

“KSM diharapkan mampu mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter kuat, kokoh, tahan uji dan memiliki kemampuan yang handal dibidangnya. Selain itu KSM akan melatih siswa meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan,” kata Nur Kholis.

Dia menambhakan, secara kelembagaan KSM diharapkan meningkatkan mutu pendidikan sains di madrasah secara komprehensif, yang ditandai dengan semakin kuatnya budaya belajar, penelitian dan motivasi berkompetisi meraih prestasi.(jack)

sumber

Terima kasih sudah membaca berita dan info terbaru dari www.mediablogseo.info semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua.

Informasi » » » » » » » »
Tulisan Sebelumnya
«
Tulisan Selanjutnya
»

0 Komentar "Kualitas Siswa Madrasah Dinilai Tak Beda Jauh dengan Siswa Umum"



MediaBlogseo.info / Powered by WordPress / Gemini Theme by JhezeR