1 april 2014
19 april 2014
Home » Informasi » Jalannya Pertandingan Indonesia Lawan China

Jalannya Pertandingan Indonesia Lawan China

7 april Berakhir *

Jalannya Pertandingan Indonesia Lawan China – Selamat datang, Untuk posting kali ini Mediablogseo.info akan berbagi informasi tentang Jalannya Pertandingan Indonesia Lawan China . Semoga informasi yang saya berikan kali ini bisa berguna untuk kalian semua, untuk lebih jelasnya silahkan baca selengkapnya di bawah ini.

Timnas Jalannya Pertandingan Indonesia Lawan China
Tim Indonesia rayakan gol

pusawi.blogspot.com - Sempat tertinggal lebih dulu, Indonesia berhasil memaksa China bermain imbang 1-1 pada matchday ketiga Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (15/10/2013) malam. Dengan hasil ini, Indonesia tetap berada di dasar klasemen dengan mengoleksi satu poin. Sementara China di peringkat kedua dengan merangkum empat poin.

Pelatih Jacksen F Tiago mengandalkan duet Boaz dan Greg Nwokolo dalam laga ini. Duet tersebut ditopang oleh kuartet Ahmad Bustomi, Taufiq, dan Slamet Nurcahyono di lini tengah.

Namun, pada 15 menit pertama, Indonesia bermain dalam tekanan. Beberapa kali, gawang Garuda yang dikawal oleh I Made Wirawan mendapatkan ancaman dari China yang lebih menyerang dari sektor sayap.

Begitu menguasai bola, Indonesia juga sulit menembus kotak penalti China. Indonesia bermain terlalu terburu-buru dengan melepaskan long pass yang kerap tak tepat sasaran. Tidak hanya itu, Indonesia juga sering kali melakukan kesalahan saat melepaskan umpan kepada rekannya.

Setelah 15 menit pertama, Boaz terlihat bertukar posisi dengan Greg. Saat ini, pemain Persipura tersebut bermain di sisi kiri.

Indonesia terlihat bermain lebih sabar dengan memeragakan umpan-umpan pendek. Namun, usaha tersebut harus kandas karena kesalahan yang dibuat pemain Indonesia sendiri. Pada menit ke-23, misalnya, Taufik berhasil mengirimkan bola kepada Tinus Pae. Tetapi, Tinus kurang sempurna saat mengembalikan bola kepada Taufik.

Bahkan, bola berhasil dicuri oleh salah satu pemain China dan kemudian melepaskan umpan ke dalam kotak penalti Indonesia. Beruntung, peluang tersebut gagal diselesaikan oleh China.

China tak membiarkan Indonesia mengembangkan permainannya. Sebuah tembakan keras Yang Hao yang dilepaskan dari luar kotak penalti nyaris menjadi malapateka bagi Indonesia pada menit ke-30. Namun, bola hasil tembakan Yang Hao masih membentur kepala Victor Igbonefo.

Gawang Indonesia akhirnya benar-benar kebobolan tiga menit kemudian. Salah satu pemain China di dalam kotak penalti Indonesia berhasil melepaskan umpan pendek kepada Wu Xhi setelah mengecoh Victor. Wu Xi dengan tenang berhasil menyarangkan bola.

Tak berselang lama, Yu Dabao berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound dari tendangan bebas salah satu pemain China. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena menilai Yu Dabao sudah terperangkap offside. Hingga turun minum, Indonesia tetap tertinggal 0-1.

Indonesia baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-67 berkat gol yang diciptakan Boaz. Gol berawal dari kecerdikan Ahmad Bustomi memberikan bola kepada Boaz dengan kepalanya. Bola umpan dari Bustomi tersebut langsung disambut Boaz dengan sepakan keras yang membuat bola bersarang ke tengah gawang China.

Jacksen kembali melakukan perubahan setelah kedudukan imbang 1-1. Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut memasukkan Vendry Mofu untuk menggantikan Bustomi.

Pada menit ke-80, Indonesia memiliki peluang emas melalui penetrasi Ruben Sanadi yang berhasil menembus kotak penalti China. Namun, bek Persipura tersebut terlalu buru-buru melepaskan tembakan sehingga bola melayang di atas mistar gawang China.

Jelang laga usai, Indonesia kembali memiliki peluang emas melalui pergerakkan Greg. Bomber Arema Indonesia tersebut berhasil kawalan lawan dan tinggal berhadapan dengan kiper Zeng Cheng. Apes, tembakan Greg masih bisa diblok Zeng Cheng. Itu menjadi peluang terakhir bagi Merah Putih. Skor 1-1 pun bertahan sampai laga usai.

Susunan Pemain
Indonesia: 1-I Made Wirawan; 4-Victor Igbonefo, 8-Raphael Maitimo, 16-Muhammad Roby, 14-Ruben Sanadi; 19-Ahmad Bustomi (Vendry Mofu 68), 11-Taufiq, 3-Tinus Pae, 21-Slamet Nurcahyono (Titus Bonai 44); 7-Boaz Solossa, 10-Greg Nwokolo
Pelatih: Jacksen F Tiago

China:  1-Zeng Cheng; 3-Sun Xiang; 5-Du Wei, 13-Liu Jianye; 8-Wang Yongpo, 10-Zheng Zhi, 15-Wu Xi, 19-Yang Hao, 20-Wu Lei, 21-Zhang Xizhie; 22-Yu Dabao
Pelatih:  Fu Bo

sumber

Terima kasih sudah sudi mampir dan membaca sedikit ilmu dari www.mediablogseo.info semoga kalian senang dengan apa yang sudah saya berikan kepada anda semua.

Informasi » » » » »
Tulisan Sebelumnya
«
Tulisan Selanjutnya
»

0 Komentar "Jalannya Pertandingan Indonesia Lawan China"



Halo, Silahkan Tinggalkan Komentarnya





Home » Informasi » Jalannya Pertandingan Indonesia Lawan China

PDIP Diprediksi Akan Dikendalikan Orang2 Jokowi. Untung ada Puan yg Berjaga2

7 april Berakhir *

PDIP Diprediksi Akan Dikendalikan Orang2 Jokowi. Untung ada Puan yg Berjaga2 – Selamat datang, Untuk posting kali ini Mediablogseo.info akan berbagi informasi tentang PDIP Diprediksi Akan Dikendalikan Orang2 Jokowi. Untung ada Puan yg Berjaga2 . Semoga informasi yang saya berikan kali ini bisa berguna untuk kalian semua, untuk lebih jelasnya silahkan baca selengkapnya di bawah ini.

900045 07330815042014 Jokowi Iriana Mega puan nanan PDIP Diprediksi Akan Dikendalikan Orang2 Jokowi. Untung ada Puan yg Berjaga2

Selasa, 15 April 2014 , 18:30:00 WIB
PDIP Diprediksi Akan Dikendalikan Orang-orang Jokowi

RMOL. Setelah Pemilu 2014 tidak hanya peta pemerintahan saja yang bakal berubah, tapi juga peta kepemimpinan partai politik peserta Pemilu.
Bakal terjadi evaluasi kepemimpinan partai politik secara besar-besaran dan tak hanya terjadi pada partai politik yang kalah, tapi juga merambah ke partai pemenang Pemilu.

"Posisi ketua umum di hampir semua partai akan jadi taruhannya pasca pemilu 2014 ini. Paling terasa perubahan kepemimpinan terjadi di PDI Perjuangan," kata pengamat politik Universitas
Indonesia, Muhammad Budyatna, saat dihubungi wartawan, Selasa (15/4).

Tak peduli kalah atau menang pemilu, posisi Ketua Umum yang saat ini dipegang Megawati Soekarnoputri bakal tergeser oleh para pendukung Jokowi dan akan ada upaya untuk menjadikan Jokowi sebagai ketua umum.

Sebaliknya, kalau Jokowi gagal sebagai pemenang Pilpres 2014 maka yang akan terjadi tidak berbeda dengan apa yang terjadi di Pileg. Jokowi dan para pendukungnya akan menyalahkan mesin partai yang tidak bekerja.

"Padahal, semua orang tahu Ketua Bappilu PDI Perjuangan adalah Puan Maharani yang tidak lain adalah putri Megawati," ujar Budyatna.

"Lihat saja sendiri, sekarang Jokowi sendiri yang mendatangi dan mencari koalisi. Megawati sendiri tidak terlihat berupaya. Kesannya, dukungan Megawati setengah hati kepada Jokowi," tambahnya.

Bisa saja Jokowi akan menumpahkan sebab
kekalahannya kepada Megawati dan Puan Sementara para pendukung Jokowi di internal bisa saja melakukan gerakan untuk mengganti Megawati. "Jokowi bukan siapa-siapa di kepengurusan PDI Perjuangan, Dia capres tapi berjalan sendirian mencari partner koalisi. Ini tidak biasa," demikian Budyatna.
http://m.rmol.co/news.php?id=151426

Selasa, 15 April 2014 , 19:32:00 WIB
Puan Tak Setuju Jokowi Pimpin Pemenangan Pilpres

RMOL. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI Perjuangan, Puan Maharani dan capres usungan PDIP, Joko Widodo nampaknya tak satu suara dalam strategi kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Jika Jokowi berpendapat, nantinya dia juga akan turun langsung memimpin pemenangan Pilpres, sebaliknya dengan Puan.

"Nggak mungkin pengantin jadi pimpinan tempur, nggak mungkin pengantin urus acara perkimpoiannya sendiri," tegas Puan di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/4).

Menurut Puan, tim Pileg banteng akan terus bekerja memenangkan Pilpres 9 Juli nanti. Namun tentunya ruang lingkup diperluas dan diperbesar dengan menyatukan seluruh kekuatan tim pemenangan yang ada.

"Intinya diperluas dan disinergikan semua
kekuatan yang nanti akan disatukan," demikian Puan.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan, untuk Pilpres akan membentuk tim pemenangan yang berbeda dari sebelumnya.Tapi, Puan tetap akan masuk dalam tim.

"Iya berbeda. Mbak Puan tetap di Pemilu, Dan saya juga akan turun sendiri untuk pemenangan," ujar Jokowi, Jumat (11/4) lalu.

Jokowi menambahkan, meski terbagi dua tim tetap tergabung dalam satu wadah, Bapillu PDIP. Pembagian dua tim tersebut, menurut Jokowi, dalam rangka mengoptimalkan pemenangan Pilpres. "Satu, tapi kan ada Tim merah ada Tim
putih ada Tim Pemilu," terang Jokowi.
http://m.rmol.co/news.php?id=151436

————-

Banyak yang tak paham kalau Jokowi itu bukan penganut ideologis asli dan sejak lahir yakin terhadap ideologi partai PDIP di masa lalunya. Jokowi karena aslinya adalah seorang pengusaha, maka pola pikirnya ya tak jauh dari pola pikir transaksional biasa yang mengutamakan profit. Makanya dia langsung bisa "connect" dengsm 75 Pengusaha yang diperkenalkan Megawati sebelumnya. Prngusaha yg sebagian besar adalah konglomerat china.

Jika Jokowi jadi presiden kelak, jelas elit kepengurusan PDIP akan di isi gerbongnya. Sementara "think tank" presiden dan PDIP akan dipegang orang-orangnya juga. Dan itu pasti!

Jangka panjang, bila Megawati mundur akibat uzur atau dipanggil Tuhan, biss dipastikan orang-orsng Jokowi akan berambisi menjadikannya sebagai pengganti Megawati untuk jaminan masa jabatan kedua kepresidenannya kelak.

Tapi apa iya seorang Jokowi akan selicik itu? Kalau Jokowinya sih baik-baik saja, tapi orang-orang disekitarnya yang banyak berjasa sejak mengusungnya jadi walikota Solo dulu, itulah "silent power" yang sangat berpengaruh kuat karena mereka memiliki segalanya. Mereka punya modal besar ysng hampir tak terbatas, media nasional dan internasionsl, dan jaringan politik ke negara-negara besar

takut PDIP Diprediksi Akan Dikendalikan Orang2 Jokowi. Untung ada Puan yg Berjaga2:

sumber

Terima kasih sudah membaca berita dan info terbaru dari www.mediablogseo.info semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua.

Informasi » » » » » » » » »
Tulisan Sebelumnya
«
Tulisan Selanjutnya
»

0 Komentar "PDIP Diprediksi Akan Dikendalikan Orang2 Jokowi. Untung ada Puan yg Berjaga2"